Pengertian
Pendidikan Menurut Soekidjo Notoatmodjo (2003 : 16) ,menjelaskan bahwa :
"Pendidikan secara umum adalah
segala upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain baik
individu, kelompok, atau masyarakat sehingga mereka melakukan apa yang
diharapkan oleh pelaku pendidikan.
Sedangkan,
pengertian Pendidikan menurut Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional (2002
:263). menjelaskan bahwa :"Pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan
tatalaku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui
upaya pengajaran dan pelatihan, proses, cara, perbuatan mendidik.
Sedangkan,
Pengertian Pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional
Indonesia). menjelaskan bahwa :"Pendidikan adalah tuntutan di dalam hidup
tumbuhnya anak-anak, adapun maksudnya, pendidikan yaitu menuntun segala
kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan
sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan
setinggi-tingginya. Dan Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta
didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya
di masa yang akan datang.
Adapun,
Pengertian Pendidikan menurut Prof.
Richey dalam bukunya ‘Planning for teaching, an Introduction to Education’
menjelaskan bahwa : "Pendidikan adalah yang berkenaan dengan fungsi yang
luas dari pemeliharaan dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat terutama
membawa warga masyarakat yang baru (generasi baru) bagi penuaian kewajiban dan
tanggung jawabnya di dalam masyarakat.
Dari
beberapa pengertian para tokoh di atas maka dapat disimpulkan, bahwa : "
Pendidikan adalah Bimbingan atau pertolongan yang diberikan/disampaikan oleh
orang dewasa kepada perkembangan anak-anak untuk mencapai kedewasaannya dengan
tujuan agar anak cukup cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri tidak dengan
bantuan orang lain” (Langeveld).
Pengertian Pendidikan menurut Edgar Dalle,
menjelaskan bahwa :"Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan
oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah melalui kegiatan bimbingan,
pengajaran, dan latihan, yang berlangsung di sekolah dan di luar sekolah sepanjang
hayat untuk mempersiapkan peserta didik agar dapat mempermainkan peranan dalam
berbagai lingkungan hidup secara tetap untuk masa yang akan datang.
Pengertian Pendidikan menurut M.J. Longeveled. menjelaskan bahwa
:"Pendidikan adalah usaha , pengaruh,
perlindungan dan bantuan yang diberikan kepada anak agar tertuju kepada
kedewasaannya, atau lebih tepatnya membantu anak agar cukup cakap melaksanakan
tugas hidupnya sendiri.
Pengertian Pendidikan menurut Ibnu
Muqaffa (salah seorang tokoh bangsa Arab yang hidup tahun 106 H- 143 H,
pengarang Kitab Kalilah dan Daminah) , menjelaskan bahwa : “Pendidikan itu
ialah yang kita butuhkan untuk mendapatkan sesuatu yang akan menguatkan semua
indera kita seperti makanan dan minuman, dengan yang lebih kita butuhkan untuk
mencapai peradaban yang tinggi yang merupakan santaan akal dan rohani.”
Pengertian Pendidikan menurut Plato
(filosof Yunani yang hidup dari tahun 429 SM-346 M) menjelaskan bahwa :
"Pendidikan adalah membantu perkembangan masing-masing dari jasmani dan
akal dengan sesuatu yang memungkinkan tercapainya kesemurnaan.
Pengertian Pendidikan dalam UU RI
No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pasal 1. menjelaskan
bahwa :"Pendidikan adalah usaha
sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta
keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.
Pengertian Pendidikan menurut John Stuart Mill (filosof Inggris, 1806-1873
M). menjelaskan bahwa :"Pendidikan adalah meliputi segala sesuatu yang
dikerjakan oleh seseorang untuk dirinya atau yang dikerjakan oleh orang lain
untuk dia, dengan tujuan mendekatkan dia kepada tingkat kesempurnaan.
Pengertian Pendidikan menurut John
Dewey, Pendidikan adalah suatu proses
pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan
biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi
secara sengaja dan dilembagakan untuk untuk menghasilkan kesinambungan social.
Proses ini melibatkan pengawasan dan perkembangan dari orang yang belum dewasa
dan kelompok dimana dia hidup.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar